Tampilkan postingan dengan label Louis Pasteur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Louis Pasteur. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 25 Februari 2012

Sejarah Mikrobiologi - Pencegahan Dan Pengobatan Penyakit Yang Disebabkan Mikroba


6) PENCEGAHAN DAN PENGOBATAN PENYAKIT YANG DISEBABKAN MIKROBA

}  Metode pencegahan dan pengobatan yang telah dikemukankan untuk memberantas penyakit karena mikroba mencakup:
  1. Imunisasi (vaksinasi)
  2. Antiseptis (cara-cara untuk meniadakan atau mengurangi kemungkinan infeksi)
  3. Kemoterapi (perawatan pasien dengan bahan kimia)
  4. Dan cara-cara kesehatan masyarakat (pemurnian air, pembuangan limbah, dan pengawetan makanan)
  5. Fagositosis

Imunisasi
}  Pasteur melanjutkan penemuannya mengenai penyebab dan pencegahan penyakit menular, misalnya kolera ayam dan menumbuhkannya pada biakan murni.
}   Pasteur secara tidak sengaja membuat suatu langkah percobaan menemukan vaksin.
}  Awalnya dia menyuntikkan biakan murni bakteri kolera ayam berumur 8 minggu. Ternyata ayam tersebut tetap sehat.
}  Selanjutnya Pasteur mencari biakan virulen segar bakteri kolera ayam kembali dan disuntikkan pada dua macam ayam yang pertama ayam yang diinokulasi terlebih dahulu dan pada ayam yang tidak diinokulasi sebelumnya.
Experimen Vaksin

}  Prinsip imunisasi sebagaiana yang didemonstrasikan oleh Pasteur. Mula-mula ayam-ayam diinokulasi dengan biakkan bakeri kolera berumur beberapa minggu dan ayam ini tetap sehat.
}  Beberapa minggu kemudian Pasteur menginokulasi ayam-ayam tersebut dengan biakan segar bakteri kolera ayam. Biakan virulen yang segar ini tidak membuat ayam-ayam tersebut sakit, tetapi membunuh ayam-ayam yang belum diinokulasi dengan biakan sebelumnya.
}  Percobaan ini menunjukkan bahwa biakan “tua” bakteri kolera ayam, sekalipun tidak mampu menimbukan penyakit, dapat menyebabkan ayam-ayam itu menghasilkan substansi pelindung yang disebut antibodi dan dalam darahnya.

}  Bakteri “tua” kehilangan virulensinya (kemampuan menimbulkan penyakit) setelah dibiarkan tumbuh dan menjadi tua.
}  Tetapi bakteri yang teratenuasi (kurang virulen) ini masih dapat merangsang inangnya untuk membentuk antibodi, substansi yang melindungi inang terhadap infeksi berikutnya oleh organisme virulen yang sama.
}  Kemudian Pasteur menerapkan prinsip inokulasi dengan biakan yang diatenuasi terhadap pencegahan antraks.
}   Biakan bakteri yang diatenuasi di namakan vaksi (istilah yang diturunkan dari bahasa Latin vacca yang berarti sapi)dan diimunisasi dengn biakan bakteri yang diatenuasi disebut vaksinasi.
}   Selain itu prinsip ini juga dipakai untuk mengobati penyakit rabies. 


Fagositosis

}  Elie Metchnikoff (1845 – 1916) yang bekerja di Laboratorium Pasteur mengamati bahwa leukosit, (semacam sel dari darah manusia, dapat memakan bakteri penyebab penyakit yang ada di dalam tubuh.
}  Pelindung terhadap infeksi ini dinamakan “fagositosis”.

}  Dari pengamatan tersebut maka Elie membuat hipotesis bahwa fagositosit merupakan barisan pertahanan pertama yang penting bagi si penderita terhadap mikroorganisme yang menyerbu tubuh.
}  Fagositosit adalah mekanisme pertahanan alamiah terhadap penyakit dengan proses dimakannya benda-benda partikulat oleh sel-sel tertentu.



Antiseptis
}  Dalam pengertian umum,  kata septis berarti infeksi ; antiseptis berkenaan dengan cara-cara pemberantasan atau pencegahan infeksi.
}  Semmelweis memperkenalkan cara-cara antiseptik selama kelahiran agar mengurangi terjadinya demam nifas karena mikroba
} Lister mencatat 45% pasien meninggal setelah pembedahan. Desinfektan pada saat itu belum dikenal, tetapi asam karbolat (fenol) sudah diketahui membunuh bakteri.
} Maka Lister menggunakan larutan encer asam tersebut untuk merendam perlengkapan bedah dan menyemprot ruang bedah.
}  Prinsip teknik antiseptik ini digunakan untuk mencegah masuknya mikroba ke dalam luka atau insisi. 

Senin, 14 Februari 2011

Sejarah Mikrobiologi - Generasi Abiogenesis dan Biogenesis


2) Generasi Spontaneae (Abiogenesis) dan Biogenesis


ž  Pada awalnya ada yang menduga bahwa jasad renik itu muncul hasil dari dekomposisi jaringan tumbuhan atau hewan yang mati. Dengan kata lain mereka mengira bahwa organisme hidup berasal dari bahan mati yang mengalami penghancuran. Konsepsi ini menyatakan bahwa: Kehidupan berasal dari bahan mati / generasi spontan / abiogensis (abio = tidak hidup ; genesis = asal)

ž  Contoh Biogenesis:
- Bayi manusia berasal dari manusia, dilahirkan dari seorang wanita
- Bayi hewan berasal dari hewan, misal anak kucing berasal dari induk kucing betina
- Bibit tanaman / biji berasal dari tanaman dewasa, misal mangga berasal dari bunga mangga yang berubah menjadi buah.

 Contoh abiogenesis:
-          Tikus berasal dari jerami yang disimpan digudang --> jaman dahulu orang banyak menemukan tikus berasal dari gudang jerami.
-          Katak berasal dari air hujan --> katak biasanya muncul ketika musim hujan
-          Cacing berasal dari tanah --> cacing biasa keluar dari tanah
-          Belatung berasal dari daging --> belatung biasanya terdapat paa daging yang membusuk

Bagi teori yang menyatakan bahwa benda hidup dapat bermula secara spontan (Abiogenesis), banyak sekali pendukung dan penentangnya.
Penelitian Abiogenesis: dilakukan oleh John Needham (1713 – 1781) dengan penelitian menggunakan daging yang dimasak kemudian ditemukan mikroorganisme yang berkesimpulan bahwa jasad renik tersebut berasal dari daging.
žPenelitian Biogenesis: pada saat yang bersamaan banyak para peneliti lain yang mencoa berusaha meneliti kembali dan membuktikan bahwa teori Abiogenesis itu tidak tepat. Ada beberapa penelitian yang dilakukan. Diantaranya adalah berikut: 
v  Percobaan pertama: Lazzaro Spalanzani (1729 – 1799) melakukan usaha membuktikan abiogenesis itu tidak benar. Beliau mendidihkan kaldu daging, kemudian larutan tersebut disimpan dalam labu dan ditutup rapat-rapat. Penutupan dilakukan untuk mencegah mikroorganisme yang bersama debu di udara masuk ke dalam labu.
Atas : Penelitian John Needham
Bawah : Penelitian Lazzaro Spalanzani

ü  Tetapi percobaan pertama tersebut tidak dapat meyakinkan Needham, karena setiap makhluk hidup memerlukan udara (Oksigen) untuk bernafas. Maka Needham menolak percobaan pertama yang dilakukan oleh Spalanzani karena pada percobaan tersebut tidak ada udara. Sehingga menurut Needham (yang berpaham Abiogenesis) mikroba yang berasal dari kaldu pasti mati karena tidak ada udara.
v  Percobaan kedua : dilakukan oleh Franz Schulze (1815 – 1873) dan Theodor Schwan (1810 – 1882) melewatkan udara melewati larutan asam pekat kedalam labu berisi daging yang dididihkan, hasilnya tidak ada mikroba.
v  Percobaan ketiga : Schroder dan von Dusch melakukan percobaan dengan melewatkan udara ke dalam tabung yang berisi kapas.
v  Percobaan keempat : John Tyndall (awal 1870an) menciptakan kotak bebas debu dan menempatkan kaldu-kaldu yang steril didalamnya. Udara lewat melalui leher angsa sehingga debu terhambat masuk. Hasilnya menjelaskan bahwa mikroba terbawa oleh partikel-partikel debu.
v  Percobaan kelima : Louis Pasteur (1822 – 1895) ahli kimia yang tertarik pada pembuatan anggur dan perubahan-perubahan yang terjadi selama proses fermentasi. Sehingga mendorongnya ikut berdebat tentang generasi spontan. Fermentasi terjadi karena enzim, yakni zat yang dihasilkan sel hidup yang menyebabkan berlangsungnya reaksi-reaksi kimiawi tertentu.
ü  Pasteur menentang konsepsi generasi spontan dan ia menyadari bahwa kemajuan dalam penelitian tentang fermentasi tidak akan lancar sebelum konsepsi tersebut dapat dipatahkan.
ü  Pasteur  terlibat dalam perdebatan dengan lawan-lawannya. Kemudian Felix-Archimede Pouchet (naturalis perancis, pendukung generasi spontan) mengeluarkan laporan mengenai data-data pembuktian. Sehingga Pasteur mencari cara cerdik.
ü  Cara yang dilakukan oleh Pasteur adalah dengan cara:
-          Menyiapkan larutan nutrien dalam labu
-          Dilengkapi dengan lubang panjang dan sempit berbentuk leher angsa
-          Kemudian dipanaskan larutan nutrien tersebut dan udara, tanpa perlakuan dan tanpa disaring dan udara beas keluar masuk
s Hasil akhirnya tidak ada mikroba di dalam labu berleher angsa tersebut karena partikel-partikel debu yang mengandung mikrba tidak mencapai larutan nutrien karena terhambat dan mengendap pada bagian tabung leher angsa yang berbetuk huruf U.
Labu berleher angsa